4 Alasan Mengapa Hoax Mudah Dipercaya

4 Alasan Mengapa Hoax Mudah Dipercaya

4 Alasan Mengapa Hoax Mudah Dipercaya

Mengapa Hoax mudah dipercaya?
Hoax
Tak masuk akal tapi masih saja dipercaya! Hoax seringkali diartikan sebagai berita bohong yang sengaja disebar untuk dipercayai oleh orang banyak.
Di masa pertukaran informasi mengalir dengan cepat, Hoax juga mengalir dengan mudah. Anehnya meskipun materi Hoax sulit diterima kebenarannya, masih saja ada yang mempercayai "kebenaran" dari Hoax tersebut.
Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Hoax mudah dipercayai:
  1. KETERBATASAN INFORMASI

    Terkadang individu mempercayai Hoax bukan karena individu tersebut gampang dibohongi melainkan karena keterbatasan arus informasi yang datang kepada orang tersebut.

    Seperti drama radio ‘War of The Worlds’ yang sempat menggegerkan kota New York pada tahun 1930-an. Semua warga New York berbondong-bondong mencari perlindungan dari "invasi alien" akibat drama radio yang sering mereka dengar.

    Pasalnya, saat itu warga New York hanya memiliki radio sebagai sumber informasi yang mereka miliki sehingga mereka menganggap “invasi alien" benar adanya.
  2. TINGKAT POPULARITAS INFORMASI

    Hoax seringkaii mengandung berita yang bombastis sehingga secara tak langsung turut menjadi salah satu genre informasi yang cukup dinikmati oleh kalangan masyarakat.

    Respon positif atas berita inilah yang membuat petinggi media massa terus menghadirkan berita tersebut sepanjang hari meskipun kebenaran berita tersebut masih dipertanyakan. Pemberitaan yang dilakukan secara terus menerus dan mencolok ini dapat menyebabkan mata kita seakan menjadi tertutup pada kebenaran yang ada.
  3. KETERTARIKAN

    Berita HoaxSelain itu, faktor ketertarikan juga berpengaruh dalam proses pencarian kebenaran. Manusia cenderung melakukon selective attention yaitu pemfokuson pada suatu aspek spesifik dan mengabaikan yang lain (Klumpp & Amir, 2009) sehingga seseorang yang memang tidak begitu memperhatikan topik hoax yang disebarkan biasanya tidak peduli dan percaya saja dengan berita tersebut tanpa mengonfirmasikannya kembali.
  4. CONFIRMATION BIAS

    Selain sumber informasi, kepercayaan seseorang mengenai hal tertentu dapat mempengaruhi kecenderungan untuk mempercayai sebuah hoax. Menurut teori confirmation bias manusia memiliki kecenderungan untuk lebih mudah mencari dan menerjemahkan informasi mengenai apa yang telah ia percayai dan yakini sebelumnya.

    Jika berita bohong tersebut berkaitan atau mendekati hal yang dipercayai maka berita yang bersifat kebohongan tersebut lebih mudah diterima dan bahkan dapat dianggap sebagai sebuah kebenaran.
Oleh karena itu, seiring dengan derasnya arus informasi, kita harus pintar-pintar memilih informasi dengan benar dan tidak mudah percaya dengan segala pemberitaan yang ada. jangan sampai terjebak dengan hoax ya!

Thanks In Advance:

Sponsored Ad:

Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Suka

0 Comment

Beri Komentar

Belajar Berbagi, Tertawa dan Bahagia

×
×